Program Kemitraan

Bagaimana bermitra dengan WAHMI

Kemitraan

Kemitraan Program Wahmi sangat terbuka untuk membangun kemitraan dengan entitas korporasi melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), atau dengan stakeholder terkait untuk ikut terlibat dalam program pembinaan wilayah rehabilitasi mangrove melalui penanaman dan pemeliharaan mangrove, serta program pemberdayaan masyarakat pesisir.
Tertarik untuk kemitraan program, silahkan menghubungi :

Handphone

:

+62881 886 2443 / +6281517909795

Email

:

[email protected]

 

:

[email protected]

Penelitian

 Penelitian Wahmi terus memperkuat bidang program penelitian, dengan tujuan menjadi lembaga yang dapat menghasilkan data berbasis riset. Hasil penelitian menjadi data manuskrip khasanah ilmu pengetahuan, dan menjadi data materi kajian mangrove dimasa mendatang.
Fokus penelitian antara lain meliputi :

  • Kawasan mangrove dan ekosistem mangrove
  • Integrasi fungsi mangrove untuk mitigasi bencana & perubahan iklim
  • Potensi ekonomi jasa lingkungan dari kawasan mangrove
  • Penguatan kawasan mangrove bagian dari menjaga teritorial NKRI
  • Menghitung nilai ekonomi mangrove dan dampak sosial
  • Pelestarian mangrove dengan pendekatan agama
  • Mencipta industri kreatif dari mangrove
  • Telaah payung hukum untuk melindungi kawasan mangrove
  • Kajian ancaman alih fungsi lahan mangrove di Indonesia

Monitoring Evaluasi

 Monitoring dan Evaluasi Secara periodik, Wahmi konsisten melakukan program monitoring dan evaluasi (monev) dari keseluruhan mangrove yang sudah tertanam, dengan tujuan untuk mengetahui gambaran data lengkap dan lebih spesifik fungsi ekosistem mangrove dari aspek ekologi, biologi, perubahan iklim, mitigasi bencana, ekonomi, sosial, dan fungsi lainnya. Hasil monev menjadi basis data untuk menentukan langkah-langkah strategis pengembangan program kedepan untuk tujuan memperkuat kapasitas kawasan mangrove itu sendiri.

Jasa Monitoring dan Evaluasi Wahmi menyediakan jasa pekerjaan kajian, monitoring dan evaluasi (monev) mangrove yang akan ditanam dan untuk mangrove sudah ditanam. Wahmi memiliki tim riset yang mempunyai kompetensi keilmuan, keahilan dan pengalaman dalam melakukan kajian, dan monev.

Wahmi telah dipercaya untuk mengerjakan monev mangrove, antara lain monev mangrove untuk realisasi program : One Car One Tree PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia yang telah menanam ±1,6 juta mangrove sejak tahun 2012 hingga saat ini di beberapa provinsi di Indonesia.

Silahkan menghubungi untuk fast response :

Handphone

:

+62881 886 2443 / +6281517909795

Email

:

[email protected]

 

:

[email protected]

Jasa Lingkungan

Jasa Lingkungan adalah penyediaan, pengaturan, penyokong proses alami, dan pelestarian nilai budaya oleh suksesi alamiah dan manusia yang bermanfaat bagi keberlangsungan kehidupan.

Berpedoman pada Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2007 tentang Tata Hutan dan Penyusunan Rencana Pengelolaan Hutan serta Pemanfaatan Hutan, disebutkan bahwa pemanfaatan jasa lingkungan adalah kegiatan untuk memanfaatkan potensi jasa lingkungan dengan tidak merusak lingkungan dan kehidupan manusia.

Empat jenis jasa lingkungan yang dikenal oleh masyarakat global antara lain:

  • Jasa lingkungan tata air,
  • Jasa lingkungan keanekaragaman hayati,
  • Jasa lingkungan penyerapan karbon, dan
  • Jasa lingkungan keindahan lanskap.

Millennium Ecosystem Assessment (MEA) menyimpulkan dua pertiga jasa lingkungan yang terkait dengan kesejahteraan manusia sedang mengalami degradasi atau dimanfaatkan secara tidak berkelanjutan  (MEA 2002). Hal ini memiliki konsekuensi serius bagi dunia serta berdampak langsung terhadap kesejahteraan manusia secara keseluruhan.

Pemanfaatan sumberdaya dengan cara-cara yang melampaui potensi pemulihan alami akan mempengaruhi ketersediaan jasa lingkungan di masa mendatang. Jika terus berlanjut, aset lingkungan akan menurun tajam dan jasa lingkungan yang saat ini diperoleh cuma-cuma akan hilang atau menjadi mahal dalam jangka waktu dekat. Pada akhirnya, hal tersebut akan membahayakan kesejahteraan manusia. Masyarakat miskin yang dua pertiganya berada di Asia dengan kehidupan yang sangat bergantung pada alam akan menjadi lebih menderita dan pilihan mata pencaharian mereka juga akan terus berkurang.

Di tengah menurunnya daya dukung bumi dan kemiskinan yang makin meningkat, muncul komitmen global untuk memperkecil dampak-dampak yang mungkin ditimbulkan serta berupaya mempertahankan berbagai pilihan untuk meningkatkan kehidupan manusia dengan cara-cara yang berkelanjutan. Indonesia, sebagai salah satu negara dengan wilayah hutan hujan tropis terluas dan kepadatan penduduk tertinggi, memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan manusia dan perlindungan lingkungan. Oleh karena itu, Indonesia seharusnya menggariskan kebijakan strategis untuk menjawab tantangan tersebut.

Undang-undang Pengelolaan dan Perlindungan Lingkungan Hidup No. 32 tahun 2009, memperkenalkan instrumen baru dalam pengelolaan dan perlindungan lingkungan hidup yaitu instrument ekonomi. Instrumen ekonomi ini merupakan pelengkap dari instrumen-instrumen yang sudah ada sebelumnya seperti instrumen AMDAL, baku mutu lingkungan, dan lain sebagainya. Berbeda dengan instrumen-instrumen yang ada sebelumnya yang bersifat command and control, instrumen ekonomi lingkungan mengandalkan kepada signal pasar untuk perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Salah satu instrumen yang diperkenalkan dalam UU 32/2009 adalah Pembayaran Jasa Lingkungan (PJL) atau Payment of Environmental Services (PES).           

KAMPANYE Wahmi terus konsisten membuat program kampanye dengan pemilihan tema materi tematik berdasar target sasaran kampanye. Materi kampanye disiapkan oleh tim dari Departemen Kampanye Global Wahmi. Aktivitas kampanye dibuat dalam berbagai multi platform, antara lain platform digital melalui web dan official socialmedia Wahmi, serta kampanye dengan tatap muka, atau aksi mengemukakan pendapat dimuka umum.

Setiap gerakan kampanye, Wahmi melibatkan partisipasi publik untuk turut serta aktif membantu meluaskan isu-isu yang diangkat dalam materi kampanye.

MERCHANDISE

Membeli Merchandise dan Mendonasi Bibit Mangrove Wahmi memproduksi beberapa jenis merchandise sebagai daya dukung program kampanye mangrove dan penggalangan dana (fundrising). Merchandise yang disediakan dan dijual antara lain :

  • Tshirt
  • Topi rimba
  • Tas kain
  • Gelang karet
  • Pin

Setiap pembelian merchandise resmi, pembeli telah ikut aktif mendonasi 5 bibit mangrove, dan pembeli bisa ikut langsung menanam bibit yang sudah di donasi. Bibit mangrove akan ditanam disesuaikan dengan jadwal penanaman reguler. Bibit yang sudah ditanam akan dilaporkan tumbuh kembangnya kepada pihak yang mendonasi bibit. Teknis pelaporan selama 1 tahun selama masa pemeliharaan intensif. Laporan akan dikirim melalui email atau whatsapp.
Untuk pemesanan merchandise silahkan menghubungi :

Handphone

:

+62881 886 2443 / +6281517909795

Email

:

[email protected]

 

:

[email protected]